December 5th, 2015   Berita Terbaru Add New

PicsArt_12-05-11.12.37Tribratanewspolresmagelang.com-Bertempat di Gedung Muhamadiyah Bakalan Muntilan, Bhabinkamtibmas Ajun Inspektur satu Sugito dalam hal ini mewakili Kapolsek Muntilan beserta Ajun Inspektur Satu anggota Satuan Pembinaan Masyarakat Resor Magelang mengadakan Talks Show dengan menyampaikan materi Antisipasi Kekerasan dalam rumah tangga terhadap istri dan anak. Dalam acara tersebut dihadiri Ketua Pimpinan Muhamadiyah cabang Muntilan H. SURATIN RAHMAD, Sahabat Perempuan Dari Yogyakarta, pelajar dan Ibu – ibu sekitar 250 orang. (5/12)

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) telah menjadi tren kehidupan masyarakat sejak dahulu sampai sekarang. KDRT terjadi pada seluruh lapisan masyarakat, kelas bawah dan paling bawah (lower and lower-lower class), kelas menengah (middle class) dan kelas atas (high class) kata Aiptu Sugito.

Lanjut Aiptu Sugito,” Kekerasan Rumah Tangga menurut pasal 1 butir 1 UU No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga.

Pengertian KDRT itu sendiri sangat luas tetapi pada intinya menyebabkan timbul penderitaan pisik dan non pisik terhadap isteri dan anak. Penderitaan akan menimbulkan kesengsaraan yang lama, dan hal ini dialami oleh perempuan yang berstatus isteri dan anak-anak serta keluarga.
Korban KDRT selain perempuan (isteri), juga anak. Untuk memberi perlindungan pada anak, maka DPR dan Pemerintah mengeluarkan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dalam UU ini yang dimaksud dengan anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan (Pasal 1).

Adapun yang dimaksud perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindung anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi, secara optimal sesuai harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi (Pasal 2), terang Aiptu Sugito.

Lanjut Aiptu Untung juga menambahkan kiat kiat pencegahan KDRT.

Ada ungkapan, mencegah lebih baik daripada mengobati. Maka dalam masalah KDRT, sangat penting dilakukan pencegahan sebelum terjadi KDRT, Kata Aiptu Untung.

Adapun kiat mencegah terjadinya KDRT antara lain Pertama Keluarga wajib mengamalkan ajaran agama. Bapak harus menjadi imam bagi isteri, anak-anak serta keluarga, dan Ibu imam bagi anak-anak dan dalam mengatur urusan rumah tangga.

Kedua Harus dikembangkan komunikasi timbal balik antara suami, isteri dan anak-anak.

Ketiga Isteri wajib mendidik anak sejak kecil, kalau marah jangan memukul dan berkata kasar.

Keempat Kalau ada masalah harus diselesaikan dengan dialog.

Kelima Jika terjadi pertengkaran serius, salah satu atau kedua-duanya harus meminta kepada orang yang dituakan untuk memediasi pungkas Aiptu Untung.(Aris-Humas Res Magelang)

  • Berita Terkait

  • Leave a Reply



  • Pejabat Teras

  • Sosial Media




  • Artikel Terbaru

  • PETA

  • HUBUNGI KAMI

    POLRES MAGELANG
    Jl. Soekarno Hatta (Jl. Letnan Tukiyat) No. 7
    Kota Mungkid Magelang.
    Polres Magelang.
    No Telepon (0293) 788787
  • STATISTIK PENGUNJUNG

    • 0
    • 493
    • 465
    • 3,446
    • 14,923