Desember 29th, 2015   Berita Terbaru Add New

tersangka

bbTribratanewspolresmagelang.com – Di duka penyakit gila kumat, Muh Tafsir bin Nurhadi Alm, 45 th, warga Dusun Ngaropoh rt 11 rw 05 Desa Umbulsari, Kecamatan Windusari, tega menggorok leher istrinya sendiri Siti Zaenal binti Sakban Alm ( 50 th ) menggunakan Golok hingga meninggal dunia.

Kapolsek Widusari Ajun Komisaris Polisi Purwanto,SH , saat berada lokasi menerangkan bahwa Senin,(28/12 ) sekitar pukul 17.30, Polsek mendapatkan laporan warga, kalau terjadi pembunuhan yang dilakukan suami terhadap istrinya, setelah mendapatkan laporan Petugas Polsek Windusari langsung mendatangi lokasi melakukan olah TKP, dan mengumpulkan barang bukti.

Tim Inafis Polres Magelang melaksanakan identifikasi selanjutnya korban di bawa ke Rumah sakit Sarjito untuk di lakukan Visum.

Pelaku sendiri yang merupakan suami korban, dapat diamankan oleh petugas di rumahnya tanpa perlawanan, dan langsung diamankan ke Polres Magelang untuk di lakukan penyidikan lebih lanjut.

Kasubbag humas Polres Magelang Ajun Komisaris Polisi Haris Gunardi,menambahkan bahwa sementara pelaku diamankan di Rutan Polres Magelang dalam waktu dekat akan di bantar di Rumah Sakit Jiwa Dr Surojo Magelang, untuk pemeriksaan terhadap Muh Tafsir perlu dilakukan, karena hasil penilaian penyidik, Muh Tafsir dicurigai memiliki gangguan kejiwaan .(29/12)

Lebih lanjut, Haris Gunardi mengatakan bila hasil pemeriksaan nanti Muh Tafsir terbukti mengalami gangguan kejiwaan maka sesuai dengan kitab Undang-Undang Hukum Pidana pasal 44 ayat (1) KUHP tersangka Muh Tafsir tidak bisa dipidana.

“Mudah-mudahan hasil pemeriksaan di RSJ Dr. Surojo Magelang dia tidak mengalami gangguan kejiwaan, supaya bisa dijerat hukum,” terang Haris

Keterangan yang di Dapat redaksi dilapangan  bahwa kronologis kejadian pembunuhan tersebut adalah waktu  Siti zumaroh, 28 th, sedang mandi mendengar suara GROOOKH (seperti suara ayam disembelih) namun mereka tidak menghiraukan dikira suara ayam.

Selang 10 menit kemudian pelaku datang kerumah Zumaroh sambil  mengatakan “zum…zum… lik siti wes tak pateni” ( zum…zum… ibu siti udah tak bunuh), sambil berjalan mendatangi rumah Sutrisno, ( 41 th,) dan mengatakan “kae do ngidul siti wes tak pateni” (silakan ke selatan siti sudah tak bunuh) sambil pergi kerumah Samsudin,umur 45 th dan menyampaikan kata- kata yang sama selanjutnya pelaku kembali ke rumah , Karena warga tidak berani menangkap pelaku kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke polsek windusari yang kemudian pelaku ditangkap dan pada saat ini diamankan di Polres Magelang, dengan Barang bukti  di amankan  Sebilah Parang (golok) , Pakaian dan sandal korban.

Posisi korban saat di temukan berada di depan pintu antara ruang dapur dan ruang tamu. Korban tertelungkup bagian kepala berada disebelah utara dan kaki di sebelah selatan, dengan korban luka kepala bagian belakang kurang lebih 8 cm, dan leher kanan ada sayatan benda tajam sekitar 15 cm .

Keterangan  tetangganya  pelaku sering mengeluh kalau anak- anaknya sudah besar tapi tidak perhatian kepada orang tua, istri sering memberi sesuatu kepada kedua anaknya yangg merupakan anak tiri pelaku, menurut keterangan dari warga setempat pelaku pernah dirawat di RSJ dr. Soerojo kota magelang karena gangguan jiwa.

 

 

(Wahyu- Humas Res Magelang )

  • Berita Terkait

  • Leave a Reply



  • Pejabat Teras

  • Sosial Media




  • Artikel Terbaru

  • PETA

  • HUBUNGI KAMI

    POLRES MAGELANG
    Jl. Soekarno Hatta (Jl. Letnan Tukiyat) No. 7
    Kota Mungkid Magelang.
    Polres Magelang.
    No Telepon (0293) 788787
  • STATISTIK PENGUNJUNG

    • 0
    • 201
    • 355
    • 3.529
    • 13.300