July 11th, 2017   Berita Terbaru Add New

riliase cabul

Tribratanewspolresmagelang.com, Ngablak – Dua Dukun Cabul satu Desa di Ngablak Magelang  ini melakukan perbuatan bejatnya terhadap pasiennya ditangkap jajaran Satuan Reskrim Polres Magelang, dalam beraksi walau pun satu dusun modusnya sendiri sendiri.

Korban gadis di bawah umur sebut saja Kembang Merbabu (17th ) dengan dalih ritual belah rogo untuk memberikan ilmu kebatinan kepada korban HT (49th ) berhasil menyetubuhi korbannya, dengan dalih ilmu tersebut hanya bisa di tularkan dengan syarat harus ada air suci yang keluar dari kemaluannya, Karena gadis tidak bisa mengeluarkan sendiri selanjutnya si dukun membantunya dengan cara menyetubuhinya, awalnya korban menolak namun dengan ditakuti takuti korban tidak berani menolak, demikian ungkap Kapolres Magelang AKBP Hindarsono melalui Kasubbag Humas AKP Santoso.

“Modus tersangka adalah menakuti korban. Ia mengancam jika korban menolak maka ilmu yang dipelajari akan gagal dan menjadi gila. Akhirnya korban terpaksa mau disetubuhi pelaku,” kata AKBP Hindarsono melalui Kasubag Humas AKP Santoso di Mapolres Magelang, Jumat.(7/7)

Santoso menjelaskan kasus ini bermula ketika dukun kebathinan Haryoto mengirim SMS kepada korban untuk mengikuti ritual mbelah rogo. Korban akhirnya datang pukul 22.00 ditemani sepupunya. Dengan dalih ritual harus dilakukan pukul 24.00, pelaku lalu mengajak korban ke gubuk di tengah ladang.

“Setelah dinodai korban dilarang cerita kepada siapapun. Kejadian ini membuat korban murung dan seringmarah-marah. Ia akhirnya mengaku kepada orang tuanya kalau sudah disetubuhi pelaku. Mereka lantas melapor ke Unit PPA Polres Magelang,” kata dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Asnanto SH menambahkan bahwa pihaknya juga mengungkap kasus pencabulan terhadap Bunga Desa (15) di Desa Selomirah, Kecamatan Ngablak. Pelaku adalah dukun pijat bernama Takim alias Taim bin Saroni (48) sementara korban masih duduk di bangku sekolah dasar.

Asnanto menjelaskan korban datang bersama ayah dan ibunya ke rumah Takim alias Taim. Takim selama ini dikenal sebagai dukun pijat atau orang tua. Adapun ayah dan ibu korban merupakan murid spiritual tersangka Taim. Pencabulan dilakukan dengan tipu muslihat untuk menghilangkan jin dari dalam alat kelamin korban

“Mereka minta doa kepada Mbah Taim agar anaknya pandai dan dekat dengan orang tua. Korban lalu diajak masuk ke dalam kamar sementara orang tua menunggu di luar. Korban diminta minum air putih dan tiduran di atas kasur,” kata dia.

Sambil komat-kamit, Mbah TM lalu mengusap korban dengan spon mulai dahi, leher, perut, dan kemaluan korban. “Saya bilang ada jin di kemaluan yang harus dikeluarkan. Celananya lalu saya turunkan untuk mengeluarkan jin tersebut,” kata Mbah Taim.

Atas perbuatannya kedua pelaku  HT dan mBah TM, kini harus menikmati dinginnya sel tahanan Polres Magelang, HT dijerat pasal 82 ayat (1) UU RI no 23 tahun 2016 jo pasal 76 E UU RI no 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Adapun Mbah TM terancam pasal 81 UU RI no 17 tahun 2016 jo UU RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Mereka terancam hukum 15 tahun penjara.

Penulis : Wahyu

  • Berita Terkait

  • Leave a Reply



  • Pejabat Teras

  • Sosial Media




  • Artikel Terbaru

  • PETA

  • HUBUNGI KAMI

    POLRES MAGELANG
    Jl. Soekarno Hatta (Jl. Letnan Tukiyat) No. 7
    Kota Mungkid Magelang.
    Polres Magelang.
    No Telepon (0293) 788787
  • STATISTIK PENGUNJUNG

    • 0
    • 334
    • 465
    • 3,287
    • 14,764